Program Susunan Hari
public class hari {
public static void main (String [] args){
hari a = new hari ();
a.NB= 1;
a.hari ();
hari b = new hari ();
b.NB= 2;
b.hari ();
hari c = new hari ();
c.NB= 3;
c.hari ();
hari d = new hari ();
d.NB= 4;
d.hari ();
hari e = new hari ();
e.NB= 5;
e.hari ();
hari f = new hari ();
f.NB= 6;
f.hari ();
hari g = new hari ();
g.NB= 7;
g.hari ();
}
}
class hari{
int NB;
String NC;
void hari (){
if (NB==1)
NC = "senin";
else if (NB==2)
NC = "selasa";
else if (NB==3)
NC ="rabu";
else if (NB==4)
NC ="ksmis";
else if (NB==5)
NC ="jum'at";
else if (NB==6)
NC ="sabtu";
else if (NB==7)
NC ="minggu";
System.out.println ("Nama Hari "+NC);
}
}
Keterangan :
NB adalah penjelas angka yang berhubungan dengan nama harinya,yang akan di panggil oleh tanda == yang menunjukan karakter penyebut hari berdasarkan oleh angka yang telah di tentukan.
Program looping
public class looping{
public static void main(String[]args){
for(int i = 2; i<=20;i = i*2)
{System.out.println(“i= ” *i);}
}
}
Keterangan :
progran ini menunjukan angka angka mulai dari 2 kurang dari atau sama dengan 20 setiap angka berikutnya dikalikan 2 atau bilangan i awal.
17 Okt 2011
3 Okt 2011
Konteks Management Proyek Dan TI
Management proyek
adalah suatu aktifitas dimana adanya sebuah perencanaan,pembangunan,dan penyelesaian yang bertujuan untuk memenuhi suatu hal yang akan dituju yang dapat beruapa suatu benda,kegiatan,atau lain sebagainya,yang sudah pasti aspek aspek yang mengikat seperti keterbatasan sumberdaya,waktu juga dana selalu ada didalamnya.
sedangkan,
Management proyek tekhnik informasi itu sendiri merupakan kegiatan sumber daya yang tersedia dari sebuah proyek pengembangan solusi TI sehingga dapat dihasilkan suatu sistem solusi yang memenuhi obyektif yang telah ditetapkan. Sumber daya proyek TI yang dimaksud disini mencakup Sumber Daya Manusia, peralatan dan fasilitas kerja (baik hardware maupun software), dana, dan logistik.
Dasar Manajemen proyek TI
Terdapat tiga konteks pemahaman dalam sebuah kerangka proyek TI yang juga hampir sama dengan proyek biasanya, yaitu :
A.Tujuan Manajemen Proyek
tujuan manajemen proyek TI mencakup empat komponen yaitu ruang lingkup, biaya, kualitas dan waktu. Ukuran keberhasilan proyek apabila ruang lingkupnya tercapai , kualitasnya terpenuhi, selesai sesuai jadwal dan menggunakan dana sesuai dengan yang disediakan.jadi terdapat empat keharusan dalam sebuah proyek yaitu:
1. Proyek harus diselesaikan dan diserahkan tepat waktu.
2. Proyek harus cukup dibiayai dengan dana yang telah ditentukan
3. Proyek harus sesuai dengan ruang lingkup yang disepakati
4. Proyek harus memiliki kualitas hasil sesuai kriteria yang disepakati antara pelaksana dan pemberi proyek
B.Proses manajemen proyek
manajemen proyek TI mengacu pada fase-fase pelaksanaan proyek yang mencakup fase :
1. Project Initiation (Inisiasi proyek):
Menjelaskan tentang latar belakang yang memicu dilaksanakan sebuah proyek, mendefinisikan sasaran, tujuan dan faktor-faktor kesuksesan dari proyek.
2. Project Planning (perencanaan awal proyek):
Segala sesuatu yang diperlukan untuk merencanakan (setting) proyek sebelum rangkaian pekerjaan dimulai.
3. Project Executing (Pelaksanaan proyek):
Proses mengkoordiknasikan sumberdaya yang ada untuk menjalankan sejumlah pekerjaan di dalam proyek agar menhhasilkan produk sesuai yang ditargetkan.
4. Project Control (Pengendalian proyek) :
roses pengawasan setiap aktivitas proyek untuk memantau agar setiap aktivitas tidak menyimpang dari yang telah direncanakan.
5. Project Closing:
proses persetujuan secara formal antara pelaksana dan pemberi proyek bahwa proyek telah selesai dan menghasilkan produk sesuai dengan kesepakatan.
C.Pengetahuan manajemen proyek.
Area pengetahuan (Knowledge area) yang diperlukan dalam mengelola sebuah proyek, terdapat delapan aspek pengetahuan yaitu manajemen ruang lingkup, manajemen kualitas, manajemen waktu, manajemen biaya, manajemen komunikasi, manajemen sumberdaya manusia, manajemen resiko dan manajemen pengadaan.
Ketiga konteks tersebut merupakan satu kesatuan dalam memahami proyek dan menyatu dalam manajemen proyek terintegrasi (Integrated Project Management).
Contoh dalam management proyek TI :
1.Absensi Elektrik untuh pekerjaan ataupun pendidikan.
2.E-toll(kemudahan dalam pembayaran untuk pengguna jalan toll)
3.Bluetooth
4.Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
semuai itu adalah kerja dari sebuah management proyek TI ,dan mungkin ada pula beberapa yang saling bekerja sama dengan bidang lainya,namun sistem yang terdapat dalam contoh contoh tersebut adalah sebuah hasil karya proyek tekhnik informasi yang mungkin dalam sehari harinya kita rasakan.
Keuntungan management proyek TI :
1.pengelolaan dana,sumberdaya,dan waktu yang lebih baik dan mudah disesuaikan.
2.penarikan minat konsumen yang lebih banyak,dan mudah.
3.dengan harga yang sesuai dan modal yang cukup ringan menjadi sangat menguntungkan
4.pengkoordinasian sumber daya yang dapat diatur sendiri dan mudah
5.memberikan kebaikan dari pengelolaan yang baik dan memuaskan konsumen.
Kerugian atau Tuntutan management proyek TI :
1.persaingan yang ketat.
2.bila permintaan atau pemerotesan konsumen yang memlebihi kapasitas,menyebabkan masalah pada waktu ataupun smberdaya dan dana.
3.kreatifitas dan ide selalu harus dipacu.karna sifat dari proyek itu sendiri sementara,dan harus diubah menjadi lebih baik dan baru.
Beberapa perbedaan karakteristik proyek tekhnik informasi dibandingkan dengan proyek bidang lain adalah sebagai berikut :
1. Memiliki tujuan untuk menghasilkan produk yang bersifat intangible seperti perangkat lunak/keras, database, jaringan yang sulit untuk mengukur nilai manfaat dari produk tersebut.
2. Melibatkan teknologi yang sangat cepat usang, karena perkembangan yang sangat cepat.
3. Membutuhkan beragam sumber daya manusia dengan keahlian dan kompetensi yang beragam
4. Ukuran yang dijadikan standar sulit dibakukan, karena sulit mengukur kualitas yang dimengerti berbagai pihak secara seragam.
5. persaingan tebih ketat karna pengguna TI itu sendiri sudah banyak,dan itu terlihat dalam kehidupan sehari hari.
dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa dasar dalam semua management proyek adalah sama,namun perbedaannya dalam pengelolaan dan penggunaannya saja yang berbeda.namun itu semua merupakan suatu kerja yang sangat baik dan melatih kemampuan dalam bidangnya masing masing yang sudah pasti akan bermanfaat dikalangan masyarakat umum.
SUMBER :
http://perbendaharaan.wordpress.com/2008/12/18/definisi-dan-tujuan-manajemen-proyek-teknologi-informasi/
http://dya08webmaster.blog.com/aspek-aspek-yang-mempengaruhi-manajemen-proyek/
http://mystroberi.blogspot.com/2010/10/pengenalan-manajemen-proyek-ti.html
30 Sep 2011
MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO
Manajemen
adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.sehingga suatu yang akan dibangun atau dilakukan sesuai dengan yang diinginkan.managemen juga bisa disebut sebagai pelaku suatu proyek atau kegiatan.
Proyek
adalah usaha yang harus dilakukan suatu tim atau indifidual dimana setiap apa yang dilakukan pasti mengharuskan si pemegang proyek untuk siap dalam hal anggaran,waktu,tempat,sumber daya,dan pro kontra dari segi mana pun.
proyek juga dapat disebut sebagai hal yang akan di lakukan oleh suatu managemen.
Resiko
bahasa lainnya yaitu(risk)memiliki berbagai definisi. Risiko dikaitkan dengan kemungkinan kejadian atau keadaan yang dapat mengancam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi.
resiko juga bisa di sebut suatu hasil yang mungkin dapat menjandi pengganjal kesuksesan suatu proyek yang dilaksanakan oleh suatu managemen.
dari ke tiga pengertian tersebut dapat kita ambil intinya bahwa managemen,proyek,dan resiko adalah hal yang saling terkait.dimana ada pelaku,pelaksanaan dan kendala ataupun kesuksesan.
Manajemen Proyek
Manajemen proyek adalah penerapan dari pengetahuan, ketrampilan, ‘tools and techniques’ pada aktivitas-aktivitas proyek supaya persyaratan dan kebutuhan dari proyek terpenuhi. Proses-proses dari manajemen proyek dapat dikelompokkan dalam lima kelompok yaitu : ‘initiating process, planning process, executing process, controlling process dan closing process’.
Bilamana dibandingkan dengan definisi dari proyek, maka semua ‘pekerjaan yang lain’ dianggap sebagai suatu rutinitas belaka. Suatu pekerjaan rutin biasanya berlangsung secara kontinu, berulang-ulang dan berorientasi ke proses. Sebagai suatu proses yang terus menerus, pekerjaan yang rutin tidak dianggap suatu proyek.
Kerangka kerja manajemen proyek antara lain:
Siklus Penentuan, tentukan permasalahan secara detil, teliti dengan tujuan adanya proyek, buat tim yang solid mengerti dan dapat bertanggung jawab atas proyek.
siklus perencanaan, periksa kembali apakah proyek pernah dijalankan, buat jadwal pelaksanaan proyek, rinci manfaat dari proyek, kualitas dari proyek, dan budget/anggaran yang diperlukan.
Siklus Eksekusi, tahapan implementasi dari proyek, dan hasil fisik/ produk yang dihasilkan harus berwujud. Waktu dan biaya pun telah digunakan, sudah dapat diukur sejauh mana proyek yang selama ini dilakukan.
Siklus Training dan Penutupan, proyek harus diperkenalkan kepada pelanggan dan harus diperkenalkan oleh user (dengan cara diberi pelatihan), identifikasi proyek dan buat laporan proyek berupa template proyek.
Manfaat management proyek
Mengidentifikasi fungsi tanggung jawab
Meminimalkan tuntutan pelaporan rutin
Mengidentifikasi batas waktu untuk penjadwalan
Mengidentifikasi metode analisa peramalan
Mengukur prestasi terhadap rencana
Mengidentifikasi masalah dini & tindakan perbaikan
Meningkatkan kemampuan estimasi untuk rencana yad
Mengetahui jika sasaran tidak dapat dicapai/terlampaui
Tuntutan managemen proyek
Pengelolaan manusia
Tugas yang harus dikerjakan sebagai PM
Menggunakan peralatan/fasilitas yang ada
Struktur organisasi yang ada
Iklim organisasi
Iklim pelanggan
Manajemen Resiko
Manajemen resiko adalah proses pengukuran atau penilaian resiko serta pengembangan strategi pengelolaannya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan resiko kepada pihak lain, menghindari resiko, mengurangi efek negatif resiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi resiko tertentu. Manajemen resiko tradisional terfokus pada resiko-resiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian serta tuntutan hukum). Manajemen resiko adalah rangkaian langkah-langkah yang membantu suatu perangkat lunak untuk memahami dan mengatur ketidak pastian (Roger S. Pressman).
Contoh suatu Managemen Proyek dan Resiko
1.pembangunan stadion sepak bola
2.pembangunan menara
3.Acara musik seluruh negara
4.pembuatan taman bermain
dari keempat contoh sudah dipastikan harus ada suatu managemen yang melaksanakan proyek tersebut dan siap untuk menghadapi resiko yang akan terjadi.
yang juga dapat memperkuat saling keterkaitannya managemen proyek resiko,dimana semuanya saling berhubungan dan saling tergantung untuk tercapainya tujuan yang telah direncanakan sehingga terjadi suatu kesuksesan.
sumber :
http://ci-muetz.blogspot.com/2010/01/manajemen-resiko.html
http://www.btw.web.id/manajemen-proyek-dan-resiko.php
adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.sehingga suatu yang akan dibangun atau dilakukan sesuai dengan yang diinginkan.managemen juga bisa disebut sebagai pelaku suatu proyek atau kegiatan.
Proyek
adalah usaha yang harus dilakukan suatu tim atau indifidual dimana setiap apa yang dilakukan pasti mengharuskan si pemegang proyek untuk siap dalam hal anggaran,waktu,tempat,sumber daya,dan pro kontra dari segi mana pun.
proyek juga dapat disebut sebagai hal yang akan di lakukan oleh suatu managemen.
Resiko
bahasa lainnya yaitu(risk)memiliki berbagai definisi. Risiko dikaitkan dengan kemungkinan kejadian atau keadaan yang dapat mengancam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi.
resiko juga bisa di sebut suatu hasil yang mungkin dapat menjandi pengganjal kesuksesan suatu proyek yang dilaksanakan oleh suatu managemen.
dari ke tiga pengertian tersebut dapat kita ambil intinya bahwa managemen,proyek,dan resiko adalah hal yang saling terkait.dimana ada pelaku,pelaksanaan dan kendala ataupun kesuksesan.
Manajemen Proyek
Manajemen proyek adalah penerapan dari pengetahuan, ketrampilan, ‘tools and techniques’ pada aktivitas-aktivitas proyek supaya persyaratan dan kebutuhan dari proyek terpenuhi. Proses-proses dari manajemen proyek dapat dikelompokkan dalam lima kelompok yaitu : ‘initiating process, planning process, executing process, controlling process dan closing process’.
Bilamana dibandingkan dengan definisi dari proyek, maka semua ‘pekerjaan yang lain’ dianggap sebagai suatu rutinitas belaka. Suatu pekerjaan rutin biasanya berlangsung secara kontinu, berulang-ulang dan berorientasi ke proses. Sebagai suatu proses yang terus menerus, pekerjaan yang rutin tidak dianggap suatu proyek.
Kerangka kerja manajemen proyek antara lain:
Siklus Penentuan, tentukan permasalahan secara detil, teliti dengan tujuan adanya proyek, buat tim yang solid mengerti dan dapat bertanggung jawab atas proyek.
siklus perencanaan, periksa kembali apakah proyek pernah dijalankan, buat jadwal pelaksanaan proyek, rinci manfaat dari proyek, kualitas dari proyek, dan budget/anggaran yang diperlukan.
Siklus Eksekusi, tahapan implementasi dari proyek, dan hasil fisik/ produk yang dihasilkan harus berwujud. Waktu dan biaya pun telah digunakan, sudah dapat diukur sejauh mana proyek yang selama ini dilakukan.
Siklus Training dan Penutupan, proyek harus diperkenalkan kepada pelanggan dan harus diperkenalkan oleh user (dengan cara diberi pelatihan), identifikasi proyek dan buat laporan proyek berupa template proyek.
Manfaat management proyek
Mengidentifikasi fungsi tanggung jawab
Meminimalkan tuntutan pelaporan rutin
Mengidentifikasi batas waktu untuk penjadwalan
Mengidentifikasi metode analisa peramalan
Mengukur prestasi terhadap rencana
Mengidentifikasi masalah dini & tindakan perbaikan
Meningkatkan kemampuan estimasi untuk rencana yad
Mengetahui jika sasaran tidak dapat dicapai/terlampaui
Tuntutan managemen proyek
Pengelolaan manusia
Tugas yang harus dikerjakan sebagai PM
Menggunakan peralatan/fasilitas yang ada
Struktur organisasi yang ada
Iklim organisasi
Iklim pelanggan
Manajemen Resiko
Manajemen resiko adalah proses pengukuran atau penilaian resiko serta pengembangan strategi pengelolaannya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan resiko kepada pihak lain, menghindari resiko, mengurangi efek negatif resiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi resiko tertentu. Manajemen resiko tradisional terfokus pada resiko-resiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian serta tuntutan hukum). Manajemen resiko adalah rangkaian langkah-langkah yang membantu suatu perangkat lunak untuk memahami dan mengatur ketidak pastian (Roger S. Pressman).
Contoh suatu Managemen Proyek dan Resiko
1.pembangunan stadion sepak bola
2.pembangunan menara
3.Acara musik seluruh negara
4.pembuatan taman bermain
dari keempat contoh sudah dipastikan harus ada suatu managemen yang melaksanakan proyek tersebut dan siap untuk menghadapi resiko yang akan terjadi.
yang juga dapat memperkuat saling keterkaitannya managemen proyek resiko,dimana semuanya saling berhubungan dan saling tergantung untuk tercapainya tujuan yang telah direncanakan sehingga terjadi suatu kesuksesan.
sumber :
http://ci-muetz.blogspot.com/2010/01/manajemen-resiko.html
http://www.btw.web.id/manajemen-proyek-dan-resiko.php
6 Jun 2011
JALAN HIDUP
jalan hidup manusia berbeda beda,
setiap orang memiliki pemikirannya masing masing,tetapi semua itu memiliki tujuan yang sama,bagi saya hanya ada dua tujuan jalan hidup manusia,
menuju kebaikan atau keburukan..?
manusia yang jalan hidupnya bertujuan kepada kebaikan selalu menjalami hidupnya tentu dengan kebaikan,segala kerusakan,ketidak lurusan,atau kehancuran pasti ia hindari.jarang sekali mereka temui masalah yang membuat mereka menjadi bertentangan dengan jalan hidup mereka,dan selalu ada penyelesaian atas apa yang terjadi dalam hidup mereka.berbeda dengan jalan hidup orang yang tujuannya untuk keburukan,mereka selalu identik dengan ketidak selarasan dengan norma norma yang berlaku,kehidupan mereka yang penuh dengan kerusakan,perpecahan,dan kekacauan.apa yang mereka lakukan akan menjadi sebuah masalah.
orang yang jalan hidupnya untuk keburukan selalu bertentangan dengan orang yang jalan hidupnya untuk kebaikan,apa bila orang yang baik selalu cepat menyelesaikan masalah,beda dengan orang yang rusak,setiap masalah yang ia selesaikan akan menimbulkan masalah baru yang akan lebih berat.
namun itu bukan menjadi suatu yang mendorong mereka untuk berubah agar lebih baik tapi menjadikan mereka lebih senang untuk melakukan keburukan itu lagi,maka dari itu orang yang sudah terpuruk akan sulit untuk menghilangkan keterpurukannya itu.
kehidupan yang sekarang kita jalani,apabila kita lihat mungkin lebih banyak kerusakannya dibanding kebaikanya,itu juga yang mengakibatkan makin banyaknya orang yang terpengaruh untuk menjadi rusak juga,apa lagi pengaruh itu makin diperkuat oleh orang orang yang memang senang megajak orang untuk rusak.
dari semua hal itu dapat kita lihat banyaknya hal yang dapat membuat kita rusak,pengaruh orang orang,kehidupan mereka yang memang dari ia kecil seperti itu,atau dasar diri yang ingin menjadi seperti itu.
seharusnya kita sadar dan mengerti,untuk apa kita hidup,apa tujuan kita.
dan seharusnya dari sekarang kita berubah atau lebih baik lagi,susun rencana kedepan,mejadi manusia yang baik dan lebih baik.menjadikan kehidupan kita bermanfaat dan lebih bermanfaat,juga kebaikan yang kita miliki dapat menjadi inspirasi orang lain. ^_^
sumber gambar :
http://www.google.co.id/search?hl=id&biw=1024&bih=578&tbm=isch&sa=1&q=jalan+hidup&aq=f&aqi=g2&aql=&oq=
setiap orang memiliki pemikirannya masing masing,tetapi semua itu memiliki tujuan yang sama,bagi saya hanya ada dua tujuan jalan hidup manusia,
menuju kebaikan atau keburukan..?
manusia yang jalan hidupnya bertujuan kepada kebaikan selalu menjalami hidupnya tentu dengan kebaikan,segala kerusakan,ketidak lurusan,atau kehancuran pasti ia hindari.jarang sekali mereka temui masalah yang membuat mereka menjadi bertentangan dengan jalan hidup mereka,dan selalu ada penyelesaian atas apa yang terjadi dalam hidup mereka.berbeda dengan jalan hidup orang yang tujuannya untuk keburukan,mereka selalu identik dengan ketidak selarasan dengan norma norma yang berlaku,kehidupan mereka yang penuh dengan kerusakan,perpecahan,dan kekacauan.apa yang mereka lakukan akan menjadi sebuah masalah.
orang yang jalan hidupnya untuk keburukan selalu bertentangan dengan orang yang jalan hidupnya untuk kebaikan,apa bila orang yang baik selalu cepat menyelesaikan masalah,beda dengan orang yang rusak,setiap masalah yang ia selesaikan akan menimbulkan masalah baru yang akan lebih berat.
namun itu bukan menjadi suatu yang mendorong mereka untuk berubah agar lebih baik tapi menjadikan mereka lebih senang untuk melakukan keburukan itu lagi,maka dari itu orang yang sudah terpuruk akan sulit untuk menghilangkan keterpurukannya itu.
kehidupan yang sekarang kita jalani,apabila kita lihat mungkin lebih banyak kerusakannya dibanding kebaikanya,itu juga yang mengakibatkan makin banyaknya orang yang terpengaruh untuk menjadi rusak juga,apa lagi pengaruh itu makin diperkuat oleh orang orang yang memang senang megajak orang untuk rusak.
dari semua hal itu dapat kita lihat banyaknya hal yang dapat membuat kita rusak,pengaruh orang orang,kehidupan mereka yang memang dari ia kecil seperti itu,atau dasar diri yang ingin menjadi seperti itu.
seharusnya kita sadar dan mengerti,untuk apa kita hidup,apa tujuan kita.
dan seharusnya dari sekarang kita berubah atau lebih baik lagi,susun rencana kedepan,mejadi manusia yang baik dan lebih baik.menjadikan kehidupan kita bermanfaat dan lebih bermanfaat,juga kebaikan yang kita miliki dapat menjadi inspirasi orang lain. ^_^
sumber gambar :
http://www.google.co.id/search?hl=id&biw=1024&bih=578&tbm=isch&sa=1&q=jalan+hidup&aq=f&aqi=g2&aql=&oq=
KEHIDUPAN ANAK JALANAN
Anak jalanan atau biasa disingkat anjal adalah potret kehidupan anak-anak yang kesehariannya sudah akrab dijalanan.
Dan mungkin kita sudah tidak asing tentang sosok ini, karena disetiap penjuru kota, kita dapat dengan mudah menemukan mereka.
Lalu apa sebenarnya yang terjadi dengan anak-anak ini? Mereka yang tergolong kecil dan masih dalam tanggung jawab orang tuanya harus berjuang meneruskan hidup sebagai anak jalanan dan terkadang mereka menjadi sasaran tindak kekerasan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Tapi ada juga sebagian orang tua yang dengan alasan untuk membantu ekonomi keluarga, menganjurkan agar anak-anaknya untuk menghabiskan masa kecilnya sebagai anak jalanan.
Fenomena Anak Jalanan
Oleh: Yamin Setiawan
"Jreng... jreng... 100 pak..."
"Plok... plok... cepek mas..."
Fenomena diatas sering kita jumpai di jalan-jalan... di perempatan jalan... di pemberhentian lampu lalu lintas. Kita sering menyebut mereka sebagai pengamen atau anak jalanan. Apakah sebenarnya definisi anak jalanan?
Menurut departemen sosial, seseorang akan dikatakan anak jalanan bila:
1. Berumur dibawah 18 tahun
2. Berada dijalan lebih dari 6 jam sehari, 6 hari seminggu
Apa yang kita lihat sekarang dijalan-jalan? Apakah sudah memenuhi kriteria sebagai anak jalanan?
Ada berapa type anak jalanan?
Anak-anak jalanan mempunyai type:
1. Anak jalanan yang masih memiliki dan tinggal dengan orang tua.
2. Anak jalanan yang masih memiliki orang tua tapi tidak tinggal dengan orang tua.
3. Anak jalanan yang sudah tidak memiliki orang tua tapi tinggal dengan keluarga.
4. Anak jalanan yang sudah tidak memiliki orang tua dan tidak tinggal dengan keluarga.
Mengapa mereka tetap menjadi anak jalanan?
Banyak penampungan, rumah singgah dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang mengurus masalah anak jalanan, tapi anak-anak jalanan makin banyak dan malah berkembang semakin pesat. Yang sudah di sekolahkan malah keluar dari sekolahnya serta kembali menjadi pengamen dan peminta-minta. Menurut teori reinforcement: "sesuatu yang menyenangkan akan selalu diulang, sesuatu yang tidak menyenangkan akan dihindari". Mereka menganggap sekolah adalah sesuatu yang tidak menyenangkan (punishment) dan dengan mengamen / meminta-minta di jalan adalah sesuatu yang menyenangkan (reward) karena akan mendapatkan banyak uang untuk bersenang-senang. Apalagi sekarang ini menjadi anak jalanan adalah sesuatu yang "TOP", mereka diundang dan dapat bersalaman dengan presiden pada hari kemerdekaan / hari anak-anak / hari khusus lainnya, itu adalah sesuatu reinforcement yang hebat.
Bagaimanakah anak-anak jalanan itu menurut teori psikoanalisis?
Menurut teori Sigmund Freud, manusia memiliki Id, Ego dan Superego. Id adalah keinginan / hasrat badaniah manusia, misalnya ingin makan, ingin minum, hasrat sex, dll. Ego mengadakan kontak dengan dunia realitas yang ada diluar dirinya, mengatur kepribadian, tempat kedudukan intelegensi dan rasionalitas. Superego merupakan kode moral seseorang, yang memberikan larangan-larangan bila dianggap tidak benar. Manusia dianggap ideal bila memiliki Id, Ego dan Superego yang sama besar, yang seimbang. Anak-anak jalanan memiliki Id yang lebih besar dari pada Superego. Ini terbentuk karena tidak adanya didikan, sopan santun dan tata krama dari orang tua. Seorang anak akan dimarahi dan diperingati oleh orang tua mereka bila makan sambil jalan sehingga superego mereka akan terbentuk (bahwa makan sambil jalan itu adalah sesuatu yang tidak benar) tetapi seorang anak jalanan tidak pernah ada yang memperingati mereka bila mereka kencing sambil berjalan sekalipun.
Dulu sering kita melihat anak-anak jalanan mencoret mobil bila tidak diberi uang, kenapa mereka mempunyai keberanian seperti itu?
Menurut teori share responsibility, seseorang akan lebih berani melakukan sesuatu bila bersama-sama dengan kelompoknya. Seorang cewek tidak akan berani melakukan sesuatu bila ada cowok yang lewat, tapi bila dia berada didalam suatu kelompok, dia akan berani bersiul dan mungkin akan berseru: "Cowok... godain kita dong.." Bila seseorang berada didalam kelompok, rasa tanggung jawab, mereka pikul bersama-sama.
Bagaimana kita melihat fenomena anak jalanan sekarang ini? Bagaimana penanggulangannya? Apakah itu urusan pemerintah? Ataukah kita sebagai masyarakat juga ikut bertanggung jawab dalam masalah ini?
semua itu dapat kita jawab dengan kesadaran kita sendiri.
opini saya :
anak jalanan tidak selalu dapat kita katakan sebagai kerusakan masa depan atau kerusakan masyarakat,bukan salah mereka untuk menjadi seperti itu,mereka hanya sebagian dari ketidak bertanggungjawaban orang orang yang seharusnya ada disamping mereka,yang seharusnya menjadikan mereka sebagai anak anak yang berbahagia,anak yang penuh keceriaan,dapat belajar layaknya anak anak sekolah lainya,yang kelak nanti memiliki ilmu yang bermanfaat,dan menjadikan mereka orang orang yang berhasil,orang orang yang dapat membanggakan semua orang,terutama orang tuanya.
sumber :
http://www.squidoo.com/anak-jalanan
http://indonesia.heartnsouls.com/cerita/d/c369.shtml
http://www.google.co.id/search?hl=id&tbm=isch&q=potret+anak+jalanan&revid=79509797&sa=X&ei=1WbsTdO9EMTJrAfOusnkBQ&ved=0CDMQ1QIoAA&biw=1024&bih=578
Dan mungkin kita sudah tidak asing tentang sosok ini, karena disetiap penjuru kota, kita dapat dengan mudah menemukan mereka.
Lalu apa sebenarnya yang terjadi dengan anak-anak ini? Mereka yang tergolong kecil dan masih dalam tanggung jawab orang tuanya harus berjuang meneruskan hidup sebagai anak jalanan dan terkadang mereka menjadi sasaran tindak kekerasan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Tapi ada juga sebagian orang tua yang dengan alasan untuk membantu ekonomi keluarga, menganjurkan agar anak-anaknya untuk menghabiskan masa kecilnya sebagai anak jalanan.
Fenomena Anak Jalanan
Oleh: Yamin Setiawan
"Jreng... jreng... 100 pak..."
"Plok... plok... cepek mas..."
Fenomena diatas sering kita jumpai di jalan-jalan... di perempatan jalan... di pemberhentian lampu lalu lintas. Kita sering menyebut mereka sebagai pengamen atau anak jalanan. Apakah sebenarnya definisi anak jalanan?
Menurut departemen sosial, seseorang akan dikatakan anak jalanan bila:
1. Berumur dibawah 18 tahun
2. Berada dijalan lebih dari 6 jam sehari, 6 hari seminggu
Apa yang kita lihat sekarang dijalan-jalan? Apakah sudah memenuhi kriteria sebagai anak jalanan?
Ada berapa type anak jalanan?
Anak-anak jalanan mempunyai type:
1. Anak jalanan yang masih memiliki dan tinggal dengan orang tua.
2. Anak jalanan yang masih memiliki orang tua tapi tidak tinggal dengan orang tua.
3. Anak jalanan yang sudah tidak memiliki orang tua tapi tinggal dengan keluarga.
4. Anak jalanan yang sudah tidak memiliki orang tua dan tidak tinggal dengan keluarga.
Mengapa mereka tetap menjadi anak jalanan?
Banyak penampungan, rumah singgah dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang mengurus masalah anak jalanan, tapi anak-anak jalanan makin banyak dan malah berkembang semakin pesat. Yang sudah di sekolahkan malah keluar dari sekolahnya serta kembali menjadi pengamen dan peminta-minta. Menurut teori reinforcement: "sesuatu yang menyenangkan akan selalu diulang, sesuatu yang tidak menyenangkan akan dihindari". Mereka menganggap sekolah adalah sesuatu yang tidak menyenangkan (punishment) dan dengan mengamen / meminta-minta di jalan adalah sesuatu yang menyenangkan (reward) karena akan mendapatkan banyak uang untuk bersenang-senang. Apalagi sekarang ini menjadi anak jalanan adalah sesuatu yang "TOP", mereka diundang dan dapat bersalaman dengan presiden pada hari kemerdekaan / hari anak-anak / hari khusus lainnya, itu adalah sesuatu reinforcement yang hebat.
Bagaimanakah anak-anak jalanan itu menurut teori psikoanalisis?
Menurut teori Sigmund Freud, manusia memiliki Id, Ego dan Superego. Id adalah keinginan / hasrat badaniah manusia, misalnya ingin makan, ingin minum, hasrat sex, dll. Ego mengadakan kontak dengan dunia realitas yang ada diluar dirinya, mengatur kepribadian, tempat kedudukan intelegensi dan rasionalitas. Superego merupakan kode moral seseorang, yang memberikan larangan-larangan bila dianggap tidak benar. Manusia dianggap ideal bila memiliki Id, Ego dan Superego yang sama besar, yang seimbang. Anak-anak jalanan memiliki Id yang lebih besar dari pada Superego. Ini terbentuk karena tidak adanya didikan, sopan santun dan tata krama dari orang tua. Seorang anak akan dimarahi dan diperingati oleh orang tua mereka bila makan sambil jalan sehingga superego mereka akan terbentuk (bahwa makan sambil jalan itu adalah sesuatu yang tidak benar) tetapi seorang anak jalanan tidak pernah ada yang memperingati mereka bila mereka kencing sambil berjalan sekalipun.
Dulu sering kita melihat anak-anak jalanan mencoret mobil bila tidak diberi uang, kenapa mereka mempunyai keberanian seperti itu?
Menurut teori share responsibility, seseorang akan lebih berani melakukan sesuatu bila bersama-sama dengan kelompoknya. Seorang cewek tidak akan berani melakukan sesuatu bila ada cowok yang lewat, tapi bila dia berada didalam suatu kelompok, dia akan berani bersiul dan mungkin akan berseru: "Cowok... godain kita dong.." Bila seseorang berada didalam kelompok, rasa tanggung jawab, mereka pikul bersama-sama.
Bagaimana kita melihat fenomena anak jalanan sekarang ini? Bagaimana penanggulangannya? Apakah itu urusan pemerintah? Ataukah kita sebagai masyarakat juga ikut bertanggung jawab dalam masalah ini?
semua itu dapat kita jawab dengan kesadaran kita sendiri.
opini saya :
anak jalanan tidak selalu dapat kita katakan sebagai kerusakan masa depan atau kerusakan masyarakat,bukan salah mereka untuk menjadi seperti itu,mereka hanya sebagian dari ketidak bertanggungjawaban orang orang yang seharusnya ada disamping mereka,yang seharusnya menjadikan mereka sebagai anak anak yang berbahagia,anak yang penuh keceriaan,dapat belajar layaknya anak anak sekolah lainya,yang kelak nanti memiliki ilmu yang bermanfaat,dan menjadikan mereka orang orang yang berhasil,orang orang yang dapat membanggakan semua orang,terutama orang tuanya.
sumber :
http://www.squidoo.com/anak-jalanan
http://indonesia.heartnsouls.com/cerita/d/c369.shtml
http://www.google.co.id/search?hl=id&tbm=isch&q=potret+anak+jalanan&revid=79509797&sa=X&ei=1WbsTdO9EMTJrAfOusnkBQ&ved=0CDMQ1QIoAA&biw=1024&bih=578
25 Mei 2011
MANUSIA DAN HARAPAN
PENGERTIAN HARAPAN
Setiap orang mempunyai harapan.manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup.orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan,biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing.berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan.harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupu kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang di inginkan dapat terjadi.dengan demikian harapan menyangkut masa depan.jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang di harapkan bila di bandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk; sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang.Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu:
· Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
· Pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
Harapan dan Cita-cita
Harapan hampir mirip dengan cita-cita, hanya saja biasanya cita-cita itu adalah sesuatu yang diinginkan setinggi-tingginya, sedangkan harapan itu tidak terlalu muluk. Meskipun demikian, harapan dan cita-cita memiliki kesamaan, yaitu :
1. Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud.
2. Pada umumnya baik cita-cita maupun harapan adalah menginginkan hal yang lebih baik atau lebih meningkat.
APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk social. Setiap lahir ke dunia langsung di sambutdalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusia pun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah-tengah manusia lain itulah,seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/spiritualnya.Ada 2 hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
Dorongan Kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang suadah terjelma dari diri manusia sejak manusia itu di ciptakan oleh tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berfikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keingainan at au harapan, misalnya menagis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Setiap halnya orang yang menonton pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapakan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain.
Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.
Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup.kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pad garis besarnya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
Kebutuhan jasmanilah misalnya: makan, minum, pakaian, rumah, ketenangan,hiburan, dan keberhasilan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusiabekerja sama dengan manusia lainnya.dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Menurut Abraham Maslow sesuai kodratnya harapan manusia itu ialah:
· Kelangsungan hidup
· Keamanan
· Hak dan kewajiban mencintai dan di cintai
· Di akui lingkungan
· Perwujudan cita-cita
KEPERCAYAAN
Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan akan kebenaran.
Dr.Yuyun Suriasumantri dalam bukunya” filsafat ilmu, sebuah pengantar popular ada 3 teori kebenaran senagai berikut:
1) Teori koherensi yaitu suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koherensi denagn pernyataan-pernyataan sebelumnya yang di anggap benar.
2) Teori Korespondensi suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung itu berkorenpoden denagn obyek yang di tuju oleh pernyataan tersebut.
3) Teori pragmatis kebenaran suatu pernyataan diukur dengan criteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.
Dalam berbagai jenis kebenaranya tersebut yang selalu di usahakan dan di jaga ialah kebenaran dalam tindakan,berbuat,berucap, dan berpendapat. Sebab ketidakbenaran dalam hal itu akan langsung mencemarkan nama baiknya, sehingga orang tidak mempercayainya lagi.
BERBAGAI KEPERCAYAAN DAN USAHA MENINGKATKANNYA
Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat di bedakan atas:
1)Kepercayaan kepada diri sendiri kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya pada diri sendiri pada hakekatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa
2)Kepercayaan kepada orang lain Percaya kepada orang lain itu dapat berupa percaya kepada saudara, orang tua, dosen, atau siapa saja. Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya terhadap kata hatinya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau terhadap kebenarannya
3)Kepercayaan kepada pemerintah Berdasarkan pandangan teokratis menurut etika, filsafat tingkah laku karya Prof.Ir.Poedjawityatna, Negara itu berasal dari tuhan. Tuhan langsung memerintah dan memimpin bangsa manusia, atau setidak-tidaknya tuhanlah pemilik kedaulatan sejati, karena semua adalah ciptaan tuhan.jelaslah bagi kita, baik tteori atau pandangan teokratis ataupun demokratis Negara atau pemerintah itu benar, karena tuhan adalah sumber kebenaran. Karena itu wajarlah kalau manusia sebagai warga Negara percaya kepada Negara/pemerintah.
4)Kepercayaan kepada tuhan
Kepercayaan kepada tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi di ciptakan oleh tuhan. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaraan. Kepercayaan itu amat penting, karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan tuhannya.kepercayaan akan adanya zat yang maha tinggi yang menciptakan alam semesta seisinya merupakan konsekoensinya tiap-tiap umat beragama dalam melakukan pemujaan kepad zat tersebut.
Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada tuhannya. Usaha itu tergantung kepada pribadi kondisi, situasi, dan lingkungan. Usaha itu antara lain:
a) Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
b) Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c) Meningkatkan kecintaan kita kepada sesame manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya
d) Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan
e) Menekan perasaan negative seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya
OPINI :
harapan adalah hak semua umat,setiap orang bebas berharap.
dan sudah dipastikan sebuah harapan adalah sebuah hal yang diinginkan yang terbaik bagi mereka yang berharap.sabar untuk menunggu harapan itu akan tiba,sebuah harapan tidak akan menjadi kenyataan bila kita sendiri tidak mau untuk berusaha mewujudkan harapan itu,yang dapat menjadikan harapan yang kosong.
maka itu jangan berhenti berharap dan jangan berhenti untuk mewujudkan harapan itu.
sumber :
1.SERI DIKTAT KULIAH (ILMU BUDAYA DASAR)UNIVERSITAS GUNADARMA
(WIDYO NUGROHO & ACHMAD MUCHJI)
www.elearning.gunadarma.ac.id
2.http://www.google.co.id/search?q=harapan&oe=utf-8&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a&um=1&ie=UTF-8&tbm=isch&source=og&sa=N&hl=id&tab=wi&biw=1138&bih=505
Setiap orang mempunyai harapan.manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup.orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan,biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing.berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan.harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupu kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang di inginkan dapat terjadi.dengan demikian harapan menyangkut masa depan.jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang di harapkan bila di bandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk; sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang.Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu:
· Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
· Pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
Harapan dan Cita-cita
Harapan hampir mirip dengan cita-cita, hanya saja biasanya cita-cita itu adalah sesuatu yang diinginkan setinggi-tingginya, sedangkan harapan itu tidak terlalu muluk. Meskipun demikian, harapan dan cita-cita memiliki kesamaan, yaitu :
1. Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud.
2. Pada umumnya baik cita-cita maupun harapan adalah menginginkan hal yang lebih baik atau lebih meningkat.
APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk social. Setiap lahir ke dunia langsung di sambutdalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusia pun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah-tengah manusia lain itulah,seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/spiritualnya.Ada 2 hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
Dorongan Kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang suadah terjelma dari diri manusia sejak manusia itu di ciptakan oleh tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berfikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keingainan at au harapan, misalnya menagis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Setiap halnya orang yang menonton pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapakan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain.
Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.
Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup.kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pad garis besarnya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
Kebutuhan jasmanilah misalnya: makan, minum, pakaian, rumah, ketenangan,hiburan, dan keberhasilan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusiabekerja sama dengan manusia lainnya.dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Menurut Abraham Maslow sesuai kodratnya harapan manusia itu ialah:
· Kelangsungan hidup
· Keamanan
· Hak dan kewajiban mencintai dan di cintai
· Di akui lingkungan
· Perwujudan cita-cita
KEPERCAYAAN
Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan akan kebenaran.
Dr.Yuyun Suriasumantri dalam bukunya” filsafat ilmu, sebuah pengantar popular ada 3 teori kebenaran senagai berikut:
1) Teori koherensi yaitu suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koherensi denagn pernyataan-pernyataan sebelumnya yang di anggap benar.
2) Teori Korespondensi suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung itu berkorenpoden denagn obyek yang di tuju oleh pernyataan tersebut.
3) Teori pragmatis kebenaran suatu pernyataan diukur dengan criteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.
Dalam berbagai jenis kebenaranya tersebut yang selalu di usahakan dan di jaga ialah kebenaran dalam tindakan,berbuat,berucap, dan berpendapat. Sebab ketidakbenaran dalam hal itu akan langsung mencemarkan nama baiknya, sehingga orang tidak mempercayainya lagi.
BERBAGAI KEPERCAYAAN DAN USAHA MENINGKATKANNYA
Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat di bedakan atas:
1)Kepercayaan kepada diri sendiri kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya pada diri sendiri pada hakekatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa
2)Kepercayaan kepada orang lain Percaya kepada orang lain itu dapat berupa percaya kepada saudara, orang tua, dosen, atau siapa saja. Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya terhadap kata hatinya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau terhadap kebenarannya
3)Kepercayaan kepada pemerintah Berdasarkan pandangan teokratis menurut etika, filsafat tingkah laku karya Prof.Ir.Poedjawityatna, Negara itu berasal dari tuhan. Tuhan langsung memerintah dan memimpin bangsa manusia, atau setidak-tidaknya tuhanlah pemilik kedaulatan sejati, karena semua adalah ciptaan tuhan.jelaslah bagi kita, baik tteori atau pandangan teokratis ataupun demokratis Negara atau pemerintah itu benar, karena tuhan adalah sumber kebenaran. Karena itu wajarlah kalau manusia sebagai warga Negara percaya kepada Negara/pemerintah.
4)Kepercayaan kepada tuhan
Kepercayaan kepada tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi di ciptakan oleh tuhan. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaraan. Kepercayaan itu amat penting, karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan tuhannya.kepercayaan akan adanya zat yang maha tinggi yang menciptakan alam semesta seisinya merupakan konsekoensinya tiap-tiap umat beragama dalam melakukan pemujaan kepad zat tersebut.
Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada tuhannya. Usaha itu tergantung kepada pribadi kondisi, situasi, dan lingkungan. Usaha itu antara lain:
a) Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
b) Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c) Meningkatkan kecintaan kita kepada sesame manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya
d) Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan
e) Menekan perasaan negative seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya
OPINI :
harapan adalah hak semua umat,setiap orang bebas berharap.
dan sudah dipastikan sebuah harapan adalah sebuah hal yang diinginkan yang terbaik bagi mereka yang berharap.sabar untuk menunggu harapan itu akan tiba,sebuah harapan tidak akan menjadi kenyataan bila kita sendiri tidak mau untuk berusaha mewujudkan harapan itu,yang dapat menjadikan harapan yang kosong.
maka itu jangan berhenti berharap dan jangan berhenti untuk mewujudkan harapan itu.
sumber :
1.SERI DIKTAT KULIAH (ILMU BUDAYA DASAR)UNIVERSITAS GUNADARMA
(WIDYO NUGROHO & ACHMAD MUCHJI)
www.elearning.gunadarma.ac.id
2.http://www.google.co.id/search?q=harapan&oe=utf-8&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a&um=1&ie=UTF-8&tbm=isch&source=og&sa=N&hl=id&tab=wi&biw=1138&bih=505
18 Mei 2011
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A. PENGERTIAN KEGELISAHAN
Kegelisahan berasal dari kata gelisah,yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir,tidak tenang,atau cemas.kegelisahan haya dapat di ketahui dari gejala tingkah laku seseorang dalam situasi tertentu.kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan.
Sigmund Freud ahli pisikoanalisa berpendapat,bahwa ada 3 macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan,kecemasan neorotik dan kecemasan moril.
1. Kecemasan objektif
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar.bahaya adalah sikap keadaan dalam linkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya.pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan,dari kata,bahwa seseorang mewarisi kencederuman untuk menjadi takutkalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu dari lingkungannya
2 . kecemasan neorotis
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah.menurut Singmund Freud kecemasan ini di bagi menjadi 3 macam,yaitu:
a. Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan.kecemasan ini timbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri,sehingga menekan atau menguasai egonya.
b. Bentuk ketakutan yang tegang dan irrasional. Bentuk khusus dari phobia adalah, bahwa intensitet ketakutan melebihi proposi yang sebenarnya dari obyek yang di takutkannya.
c. Rasa takutlain ialah rasa gugup,gagp dan sebagtainya.reaksi ini munculnya secara tiba-tiba tanpa ada provokasi yang tegas.reaksi gugup ini merupakan perbuatan meredakan diri yang bertujuan untuk membebaskan seseorang dari kecemasan neorotis yang sangat menyakitkan dengan jalan melakukan sesuatu yang dikehendakinya meskipun ego dan super ego melarangnya.
3. Kecemasan moril
Kecemasan moril dibebaskan karena pribadi seseorangt.Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain:iri,benci,dendam,dengki,marah,cinta dan rasa kurang. Sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji,bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut,cemas dan putus asa.
B. SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH
Apabila kita kaji,sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangna hak-haknya.hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam.
C.USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus dimulai dari kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
D. KETERASINGAN
Keterasingan berasal dari kata terasing,dan kata itu adalah dari kata dasar asing . kata asingberarti sendiri,tidak di kenal orang,sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan,terpisahkan dari yang lain.
Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan itu ialah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat sehingga ia sangat sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.kesalahan yang dapat dibuat seseorang juga dapat membuat orang dalam keterasingna dan karena ia merasa gelisah.
E.KESEPIAN
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang,tidak berteman.Setiap orang pernah mengalami kesepian,karena kesepian bagian hidup manusia.
SEBAB-SEBAB TERJADINYA KESEPIAN
Bermacam-macam penyebab terjadinya kesepian.frustasi dapat mengakibatkan kesepian.Dalam hal seperti itu orang tidak mau di ganggu,ia lebih senang dalam keadaan sepi,tidak suka bergaul,dan sebagainya.Ia lebih senang hidup sendiri.
Bila kita perhatikan sepintas lalu keterasingan dan kesepian .itu serupa tetapi tidak sama,namun ada hubungannya.Beda antara keduanya hanya terletak pada sebab akibat.jadi kesepian akibat dari keterasingan.
F.KETIDAK PASTIAN
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat di tentukan,tidak tau, tanpa arahh yang jelas,tanpa asal-usul yang jelas.Ketidak pastian artinya keadaan yang tidak pasti.itu akibat dari pikirannya tidak dapat konsentrasi ketidak konsentrasian di sebabkan oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau.
G. SEBAB-SEBAB TERJADINYA KETIDAK PASTIAN
Orang yang pikirannyaterganggu tidak dapat lagi berpikir secara teratur, apalagi mengambil kesimpulan.dalam berpikir manusia selalu menerima rangsang-rangsang lain,sehingga jalan pikirannya semakin kacau.kalau toh ia dapat berpikir baik ia akan memakan waktu yang lama.mereka menampakan tanda-tanda obsesi, phobia, delusi, gerakan gemetar, kehilangan pengertian, kehilangan kemampuan untuk menangkap sesuatu.
Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan pasti ialah:
1. Obsesi
Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan.
2. Phobia
Ialah rasa ketakutan yang tak terkendali,tidak normal,kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa di ketahui sebab-sebabnya.
3. Kompulasi
Ialah adanya keragu-raguan tentang apa yang telah di kerjakannya,sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukannya perbuatan yang serupa berkali-kali.
4. Histeria
Ialah neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan kelemahan saraf tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain
5. Delusi
Menunjukan pikiran yang tidak beres, karena suatu keyakinan palsu.tidak dapat memakai akal sehat,tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman .Delusi ini ada tiga macam yaitu:
a.Delusi persekuesi
b. Delusi keangungan
c. Delusi melancholis
6. Halusinasi
Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan panca indera. Dengan sugesti dari diri orang dapat juga berhalusinasi.Halusinasi buatan, misalnya dapat di alami oleh orang mabuk .kadang-kadang karena halusinasi orang merasa mendapat tekanan-tekanan terhadap dorongan ddasarnya,sehingga dengan timbulnya halusinasi dorongan itu menemukan sasarannya.
H. USAHA-USAHA PENYEMBUHAN KETIDAK PASTIAN
Orang yang tidak berfikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya.Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita.orang yang bersikap sombong bila mengalami musibah, baru berkurang kesombongannya, tetapi mungkin tidak.Andaikata mereka sadar, kesembuhan itu adalah karena pengalaman. Jadi yang menyembuhkan masyarakat sekitarnya dan dirinya sendiri.
opini :
kegelisahan adalah suatu hal yang timbul dari dalam diri manusia yang disebabkan oleh rasa tidak nyaman akibat ia telah berbuat sesuatu atau telah melakukan sesuatu yang terjadi timbulnya suatu kebaikan ataupun keburukan yang ia dapat dari apa yang ia kerjakan,sekingga muncullah suatu kegelisahan,namun kegelisahan juga tidak dapat terjadi pada orang yang memiliki suatu karakter yang tenang,sehingga ia menyikapi segala sesuatunya dengan kesabaran dan kehati hatian.
sumber :
1.SERI DIKTAT KULIAH (ILMU BUDAYA DASAR)UNIVERSITAS GUNADARMA
(WIDYO NUGROHO & ACHMAD MUCHJI)
www.elearning.gunadarma.ac.id
2.http://www.google.co.id/imghp?hl=id&tab=wi
3.http://www.google.co.id/search?q=kegelisahan+manusia&oe=utf-8&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a&um=1&ie=UTF-8&tbm=isch&source=og&sa=N&hl=id&tab=wi&biw=1024&bih=609
Kegelisahan berasal dari kata gelisah,yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir,tidak tenang,atau cemas.kegelisahan haya dapat di ketahui dari gejala tingkah laku seseorang dalam situasi tertentu.kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan.
Sigmund Freud ahli pisikoanalisa berpendapat,bahwa ada 3 macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan,kecemasan neorotik dan kecemasan moril.
1. Kecemasan objektif
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar.bahaya adalah sikap keadaan dalam linkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya.pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan,dari kata,bahwa seseorang mewarisi kencederuman untuk menjadi takutkalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu dari lingkungannya
2 . kecemasan neorotis
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah.menurut Singmund Freud kecemasan ini di bagi menjadi 3 macam,yaitu:
a. Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan.kecemasan ini timbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri,sehingga menekan atau menguasai egonya.
b. Bentuk ketakutan yang tegang dan irrasional. Bentuk khusus dari phobia adalah, bahwa intensitet ketakutan melebihi proposi yang sebenarnya dari obyek yang di takutkannya.
c. Rasa takutlain ialah rasa gugup,gagp dan sebagtainya.reaksi ini munculnya secara tiba-tiba tanpa ada provokasi yang tegas.reaksi gugup ini merupakan perbuatan meredakan diri yang bertujuan untuk membebaskan seseorang dari kecemasan neorotis yang sangat menyakitkan dengan jalan melakukan sesuatu yang dikehendakinya meskipun ego dan super ego melarangnya.
3. Kecemasan moril
Kecemasan moril dibebaskan karena pribadi seseorangt.Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain:iri,benci,dendam,dengki,marah,cinta dan rasa kurang. Sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji,bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut,cemas dan putus asa.
B. SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH
Apabila kita kaji,sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangna hak-haknya.hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam.
C.USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus dimulai dari kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
D. KETERASINGAN
Keterasingan berasal dari kata terasing,dan kata itu adalah dari kata dasar asing . kata asingberarti sendiri,tidak di kenal orang,sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan,terpisahkan dari yang lain.
Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan itu ialah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat sehingga ia sangat sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.kesalahan yang dapat dibuat seseorang juga dapat membuat orang dalam keterasingna dan karena ia merasa gelisah.
E.KESEPIAN
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang,tidak berteman.Setiap orang pernah mengalami kesepian,karena kesepian bagian hidup manusia.
SEBAB-SEBAB TERJADINYA KESEPIAN
Bermacam-macam penyebab terjadinya kesepian.frustasi dapat mengakibatkan kesepian.Dalam hal seperti itu orang tidak mau di ganggu,ia lebih senang dalam keadaan sepi,tidak suka bergaul,dan sebagainya.Ia lebih senang hidup sendiri.
Bila kita perhatikan sepintas lalu keterasingan dan kesepian .itu serupa tetapi tidak sama,namun ada hubungannya.Beda antara keduanya hanya terletak pada sebab akibat.jadi kesepian akibat dari keterasingan.
F.KETIDAK PASTIAN
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat di tentukan,tidak tau, tanpa arahh yang jelas,tanpa asal-usul yang jelas.Ketidak pastian artinya keadaan yang tidak pasti.itu akibat dari pikirannya tidak dapat konsentrasi ketidak konsentrasian di sebabkan oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau.
G. SEBAB-SEBAB TERJADINYA KETIDAK PASTIAN
Orang yang pikirannyaterganggu tidak dapat lagi berpikir secara teratur, apalagi mengambil kesimpulan.dalam berpikir manusia selalu menerima rangsang-rangsang lain,sehingga jalan pikirannya semakin kacau.kalau toh ia dapat berpikir baik ia akan memakan waktu yang lama.mereka menampakan tanda-tanda obsesi, phobia, delusi, gerakan gemetar, kehilangan pengertian, kehilangan kemampuan untuk menangkap sesuatu.
Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan pasti ialah:
1. Obsesi
Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan.
2. Phobia
Ialah rasa ketakutan yang tak terkendali,tidak normal,kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa di ketahui sebab-sebabnya.
3. Kompulasi
Ialah adanya keragu-raguan tentang apa yang telah di kerjakannya,sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukannya perbuatan yang serupa berkali-kali.
4. Histeria
Ialah neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan kelemahan saraf tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain
5. Delusi
Menunjukan pikiran yang tidak beres, karena suatu keyakinan palsu.tidak dapat memakai akal sehat,tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman .Delusi ini ada tiga macam yaitu:
a.Delusi persekuesi
b. Delusi keangungan
c. Delusi melancholis
6. Halusinasi
Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan panca indera. Dengan sugesti dari diri orang dapat juga berhalusinasi.Halusinasi buatan, misalnya dapat di alami oleh orang mabuk .kadang-kadang karena halusinasi orang merasa mendapat tekanan-tekanan terhadap dorongan ddasarnya,sehingga dengan timbulnya halusinasi dorongan itu menemukan sasarannya.
H. USAHA-USAHA PENYEMBUHAN KETIDAK PASTIAN
Orang yang tidak berfikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya.Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita.orang yang bersikap sombong bila mengalami musibah, baru berkurang kesombongannya, tetapi mungkin tidak.Andaikata mereka sadar, kesembuhan itu adalah karena pengalaman. Jadi yang menyembuhkan masyarakat sekitarnya dan dirinya sendiri.
opini :
kegelisahan adalah suatu hal yang timbul dari dalam diri manusia yang disebabkan oleh rasa tidak nyaman akibat ia telah berbuat sesuatu atau telah melakukan sesuatu yang terjadi timbulnya suatu kebaikan ataupun keburukan yang ia dapat dari apa yang ia kerjakan,sekingga muncullah suatu kegelisahan,namun kegelisahan juga tidak dapat terjadi pada orang yang memiliki suatu karakter yang tenang,sehingga ia menyikapi segala sesuatunya dengan kesabaran dan kehati hatian.
sumber :
1.SERI DIKTAT KULIAH (ILMU BUDAYA DASAR)UNIVERSITAS GUNADARMA
(WIDYO NUGROHO & ACHMAD MUCHJI)
www.elearning.gunadarma.ac.id
2.http://www.google.co.id/imghp?hl=id&tab=wi
3.http://www.google.co.id/search?q=kegelisahan+manusia&oe=utf-8&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a&um=1&ie=UTF-8&tbm=isch&source=og&sa=N&hl=id&tab=wi&biw=1024&bih=609
Langganan:
Postingan (Atom)





























